Meta Soroti Peran AI dalam Mendorong Pertumbuhan Bisnis dan Platform
Vice President Asia-Pacific Meta Platforms Inc Benjamin Joe. (Dok Facebook)--
Tingkat kepercayaan konsumen Asia-Pasifik terhadap rekomendasi kreator juga disebut lebih tinggi dibandingkan kawasan lain di dunia.
AI Meta Buka Akses untuk Berbagai Skala Bisnis
Joe menilai, pemanfaatan AI tidak seharusnya hanya dapat diakses perusahaan berskala besar. Karena itu, Meta berupaya memberikan akses terhadap berbagai tools berbasis AI kepada pelaku usaha dengan skala berbeda.
Pengusaha individu, usaha kecil, agensi, hingga pengiklan besar dapat memanfaatkan teknologi tersebut untuk mendukung aktivitas pemasaran dan pengembangan bisnis.
Salah satu indikator meningkatnya penggunaan AI adalah jumlah usaha kecil yang memanfaatkan tools kreatif berbasis AI generatif milik Meta.
Meta menyebut, sekitar 9 juta usaha kecil telah menggunakan salah satu tools kreatif berbasis AI generatif untuk membuat iklan. Di sisi lain, penggunaan fitur pembuatan gambar berbasis AI juga meningkat lebih dari dua kali lipat pada kuartal berjalan.
Pertumbuhan pemanfaatan AI tersebut berjalan seiring dengan kinerja bisnis Meta. Secara tahunan, pendapatan perusahaan tumbuh 28%, sedangkan sekitar 3,6 miliar orang tercatat menggunakan setidaknya satu aplikasi Meta setiap hari.
BACA JUGA:Facebook Kenalkan Fitur Facebook Verified
AI Perkuat Sistem Periklanan Meta
Teknologi AI juga menjadi bagian penting dalam pengembangan sistem periklanan Meta. Perusahaan memanfaatkan large language model (LLM) untuk meningkatkan kemampuan sistem dalam memprediksi dan menentukan peringkat iklan.
Penggunaan teknologi tersebut ditujukan untuk meningkatkan relevansi iklan sekaligus membantu mendorong konversi di Facebook dan Instagram.
Meta juga menyebut bisnis periklanannya mencatat pertumbuhan pendapatan tahunan yang lebih cepat dibandingkan layanan periklanan perusahaan lain.
Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa AI di lingkungan Meta mulai bergeser dari teknologi yang sekadar diuji menjadi bagian dari infrastruktur utama perusahaan.
Joe menilai, perubahan tersebut juga terlihat dari cara klien memandang AI. Jika sebelumnya perusahaan masih mempertanyakan kemungkinan pemanfaatannya, kini fokusnya mulai bergeser pada seberapa cepat AI dapat diterapkan secara menyeluruh.
Penerapannya mencakup berbagai tahap, mulai dari penyusunan strategi kampanye, produksi konten, personalisasi iklan, hingga layanan pelanggan.